Jemaah OKU Timur yang Bersedia Menjual Tanah Pertanian untuk Pergi ke Tanah Suci

Madinah – Peluang untuk menunaikan ibadah haji adalah impian setiap Muslim. Banyak yang harus berkorban untuk mendapatkan kesempatan langka ini, termasuk Karnoto (73), seorang jemaah haji asal Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Untuk mewujudkan impian tersebut, ia mengambil langkah besar dengan menjual sawah miliknya. Tanah yang dijualnya seharga sekitar Rp 110 juta menjadi jalur bagi Karnoto dan istrinya untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.

Karnoto melakukan keputusan yang berani itu ketika hasil panennya gagal akibat serangan hama. Dengan tidak ingin mimpinya kandas, ia melepaskan lahan tersebut untuk menutupi biaya keberangkatan dan perbekalan. Ia menceritakan, “Alhamdulillah, meski harus menjual sawah, saya dan istri akhirnya bisa berangkat haji,” dalam pertemuannya di Madinah, Minggu (3/5/2026) malam.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan Karnoto menuju Baitullah tidaklah instan atau mudah. Pria asal Jember, Jawa Timur ini memulai kehidupan baru sebagai perantau di Palembang ketika berusia 20 tahun. Karier pertamanya adalah sebagai buruh di kebun kopi. Dengan kerja keras dan ketekunan menabung dari setiap keringat yang dicurahkan, Karnoto berhasil membeli sawah dan beralih profesi menjadi petani.

Dia mendaftar untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2013, dan harus menunggu selama 13 tahun sebelum akhirnya mendapatkan panggilan untuk berangkat ke Tanah Suci bersama istri tercintanya. Selama menunggu, Karnoto tetap berdoa dan berusaha agar impian ini terwujud.

Dana yang diperolehnya dari penjualan sawah tidak hanya dialokasikan untuk biaya transportasi menuju Tanah Suci. Karnoto juga menggunakannya untuk keperluan lain, seperti syukuran (tasyakuran) sebelum keberangkatan dan untuk anggaran oleh-oleh saat kembalinya nanti.

Setelah tiba di Madinah, Karnoto sangat terkesan dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas di sana. Dari akomodasi hotel yang nyaman hingga urusan konsumsi yang memuaskan. “Makanan di sini sangat enak dan cocok dengan selera saya,” ungkapnya. Saking enaknya makanan yang disediakan oleh panitia, bekal yang dibawanya dari kampung halaman pun tidak tersentuh.

Baca juga:  Panduan Pendaftaran Haji Reguler, Haji Khusus, dan Haji Furoda

“Saya sempat membawa makanan dari rumah, tapi tidak dimakan karena di sini makanannya enak,” jelasnya sambil tersenyum. Selain menikmati kuliner, Karnoto juga aktif melakukan ibadah di Masjid Nabawi. Saat menjalankan ibadah Arbain, ia berhasil menuntaskan target pribadinya, yakni mengkhatamkan Al-Qur’an. “Saya ingin khatam Al-Qur’an di Madinah, dan satu lagi nanti di Mekkah,” tambahnya penuh semangat.

Karnoto yang telah menempuh perjalanan panjang kini telah bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju Makkah, tempat di mana puncak ibadah haji dilaksanakan. Dengan penuh rasa syukur dan doa, ia siap untuk menjalani prosesi haji ini, yang tidak hanya menjadi puncak ibadah, tetapi juga sebagai pengganti dari pengorbanan yang telah dilakukannya. “Saya berharap, semua ini akan membawa berkah dalam hidup saya dan keluarga,” ujarnya. Dia kini membawa harapan serta doa bagi semua orang yang telah mendukungnya selama ini.

Pentingnya Perencanaan Saat Menjalani Ibadah Haji

Bagi setiap calon jemaah haji, persiapan yang matang sangatlah penting. Perencanaan yang baik tidak hanya mencakup biaya, tetapi juga aspek spiritual dan emosional. Mengingat haji adalah ibadah yang wajib bagi setiap Muslim yang mampu, maka melakukan persiapan dengan baik adalah suatu keharusan.

Di samping itu, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang proses dan ritual haji agar bisa melaksanakannya dengan benar. Mengikuti kelas haji dan konsultasi dengan orang-orang yang berpengalaman bisa menjadi langkah awal yang baik. Dalam konteks ini, pengalaman Karnoto dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk memulai pengorbanan dalam rangka menunaikan haji.

Pilih Travel Haji yang Terpercaya

Saat merencanakan perjalanan haji, sangat penting untuk memilih travel haji yang terpercaya. Pastikan bahwa travel tersebut memiliki izin resmi dan memiliki reputasi baik di kalangan jemaah. Cek testimoni dari jemaah yang pernah menggunakan jasa mereka, serta fasilitas yang mereka tawarkan selama perjalanan. Memilih travel yang baik dapat membantu meringankan beban dan memberikan pengalaman haji yang lebih nyaman dan berkesan.

Baca juga:  Starting April 18, 2026, Umrah Will Be Exclusively Available for Saudi Citizens

Pentingnya Edukasi Sebelum Berangkat

Edukasi mengenai tata cara haji dan hal-hal yang perlu diketahui selama berada di Tanah Suci juga tidak kalah penting. Banyak sumber informasi yang dapat diakses, baik melalui buku, seminar, atau online. Menghadiri kajian tentang haji dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang akan dilakukan selama pelaksanaan ibadah tersebut.

Kesimpulan

Perjalanan haji seorang karnoto dapat kita ambil pelajaran berharga, yaitu iman, pengorbanan, dan ketekunan. Meskipun harus melepaskan aset berharga, mengingat besarnya pahala dan pengalaman spiritual selama menunaikan haji mengalahkan semua pengorbanan tersebut. Baik materi atau waktu yang terbuang akan terbayar dengan keberkahan yang didapatkan.

Siap untuk Haji yang Tidak Terlupakan?

Bergabunglah dengan kami untuk merencanakan perjalanan haji Anda yang penuh makna. Kunjungi situs kami untuk informasi lebih lanjut dan dapatkan kesempatan untuk menunaikan haji dengan nyaman dan dalam keadaan baik. Kami siap membantu Anda merencanakan ibadah haji yang tak terlupakan!

Source link

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top